Fungsi Bokor sebagai Properti Tari Tradisional: Makna, Jenis, dan Penggunaannya dalam Pertunjukan

Pengertian Bokor dalam Seni Tari
Definisi Bokor sebagai Properti Tari
Propertioo.com - Bokor adalah wadah berbentuk mangkuk lebar dengan kaki
pendek, biasanya terbuat dari logam seperti kuningan, perak, atau tembaga.
Dalam seni tari tradisional, bokor digunakan sebagai properti untuk memperkuat
makna, estetika, dan pesan yang ingin disampaikan dalam pertunjukan. Bokor
sering diisi bunga, persembahan, atau dibiarkan kosong tergantung jenis
tariannya.
Sejarah Penggunaan Bokor dalam Tarian Nusantara
Bokor telah lama digunakan dalam berbagai tradisi Nusantara
sebagai simbol penghormatan, persembahan, dan penyambutan. Dalam konteks tari,
penggunaan bokor berkembang dari kebiasaan adat hingga menjadi elemen artistik
yang memperkaya koreografi. Banyak tarian persembahan mulai menempatkan bokor
sebagai simbol pemberian yang tulus dari penari kepada penonton, tokoh adat,
atau dewa dalam tradisi tertentu.
Keunikan Bokor Dibanding Properti Tari Lain
Berbeda dengan kipas, selendang, atau payung, bokor memiliki
fungsi simbolis yang lebih mendalam. Bentuknya yang kokoh namun elegan
membuatnya tidak hanya menjadi properti pegangan, tetapi juga menjadi objek
utama dalam penyampaian nilai-nilai budaya. Selain itu, bokor memberikan kesan
anggun, sakral, serta mempertegas gerak tangan dan tubuh penari.
Jenis-Jenis Bokor yang Digunakan dalam Tari
Bokor Kuningan
Jenis paling umum dalam tari, terkenal karena daya tahannya
dan warna emas yang memancarkan kesan mewah. Bokor kuningan sering digunakan
dalam tari persembahan.
Bokor Perak atau Logam
Memiliki warna yang lebih lembut, bokor perak digunakan
dalam tarian yang bernuansa suci atau sakral. Warna peraknya memberi kesan
damai dan tenang.
Bokor Hias untuk Tari Persembahan
Jenis bokor yang penuh ukiran, motif bunga, atau dihias
permata imitasi. Bokor ini digunakan untuk tari penyambutan tamu atau pesta
adat.
Perbedaan Bokor Ritual dan Bokor Tari
Bokor ritual biasanya lebih besar dan berfungsi untuk
membawa sesajen, sedangkan bokor tari lebih ringan, lebih kecil, dan dirancang
agar mudah digerakkan oleh penari.
Fungsi Bokor dalam Tari Tradisional
Sebagai Media Persembahan
Bokor sering digunakan untuk membawa bunga atau simbol
persembahan lain yang dipersembahkan kepada tamu kehormatan atau sebagai bentuk
ungkapan syukur.
Simbol Kesucian dan Kehormatan
Dalam banyak tradisi, bokor melambangkan penghormatan
tertinggi. Ketika digunakan dalam tari, bokor menjadi simbol bahwa penari
membawa pesan suci kepada penonton.
Penunjang Estetika Gerak Tari
Bokor menambah keindahan visual gerakan tangan. Kilau
logamnya membuat tarian tampak lebih hidup, terutama saat terkena pencahayaan
panggung.
Elemen Penguat Cerita dalam Pementasan
Dalam tarian bertema ritual, bokor berperan sebagai objek
cerita, misalnya untuk menggambarkan prosesi persembahan atau upacara adat.
Tarian Nusantara yang Menggunakan Bokor
Tari Bokor Bali
Merupakan tari penyambutan yang menggunakan bokor berisi
bunga. Penari akan menaburkan bunga di akhir tarian sebagai simbol restu dan
doa baik.
Tari Persembahan Melayu
Dalam budaya Melayu, bokor digunakan untuk membawa bunga
rampai yang disuguhkan kepada tamu kehormatan dalam acara adat.
Tarian Upacara Daerah yang Menggunakan Bokor
Beberapa daerah menggunakan bokor dalam tari-tarian upacara
seperti ritual panen, penyambutan pemimpin adat, atau tarian persembahan di
pura atau balai adat.
Contoh Pementasan Bokor dalam Kegiatan Adat
Dalam acara pernikahan adat, bokor sering diserahkan oleh
penari sebagai simbol penghormatan kepada pasangan pengantin atau keluarga
besar.
Teknik Penggunaan Bokor dalam Koreografi
Cara Memegang Bokor dengan Benar
Bokor biasanya dipegang dengan kedua tangan atau satu tangan
sesuai jenis tarian. Pegangan harus lembut namun stabil agar tidak berguncang.
Teknik Gerakan Dasar dengan Bokor
Gerakan melenggang, mengayun, mengangkat, hingga menundukkan
bokor menjadi teknik dasar yang harus dikuasai penari agar gerak tetap
harmonis.
Pola Lantai yang Umum Dipakai pada Tari Bokor
Pola lantai melingkar, diagonal, dan garis lurus sering
digunakan untuk menonjolkan formasi dan memberikan ruang bagi gerakan bokor
yang anggun.
Peran Ketepatan Ritme dan Keseimbangan Penari
Karena membawa objek, penari harus menjaga keseimbangan
dalam setiap langkah. Ritme musik sangat menentukan tempo gerakan bokor.
Makna Filosofis Bokor dalam Pertunjukan
Simbol Rasa Syukur
Bokor merepresentasikan ungkapan terima kasih kepada tamu,
leluhur, atau Tuhan dalam konteks adat.
Representasi Kesucian dan Kehormatan
Bokor sering dianggap objek suci sehingga penggunaannya
dalam tari memiliki makna penghormatan.
Lambang Kecantikan dan Kelembutan Penari
Gerakan halus dan lembut saat membawa bokor mempertegas
karakter anggun seorang penari tradisional.
Kesimpulan
Pentingnya Bokor dalam Pelestarian Seni Tari
Bokor bukan hanya properti, tetapi simbol budaya yang
memperkaya pesan dan nilai dari sebuah tarian tradisional.
Bokor sebagai Identitas Budaya Nusantara
Setiap daerah memiliki cara unik menggunakan bokor,
menjadikannya bagian dari identitas seni pertunjukan Indonesia.
Relevansi Penggunaan Bokor dalam Era Modern
Hingga kini, bokor masih digunakan dalam pementasan sebagai
bentuk pelestarian tradisi yang tetap relevan dan penuh makna.